Kegelapan memikat mentari
Menyelimuti bumi
Batinku menyepi
Mendalami bias murni imajinasi
Berdiri; berganti memainkan otak kiri
Menatap ribuan kenari mengepak sayap pagi
Namun tubuhku tetap jua terlelap bualan mimpi
Berharap hadirnya sang bidadari di tengah hari
Kakiku terus bergerak menyelusuri sunyi
Dalam kehilangan yang tak bertepi
Hingga sore pun tak santun lagi
Dan rembulan tak berulang menerangi
Pantaskah aku mencari?
Cinta ini terlampau misteri!
Lalu kucoba tuk membersihkan hati
Menapaki kembali tepi nyata dunia ini
Namun tetap jua terkotori syair mati
Buah pikiran tak sanggup menyadari ,,, [Dea]
bagus kk :)
BalasHapusMakasih, Dek ,,, G nyangka uga syairnya bakal mengalir. Maklumlah SKS alias sistem kebut 1 jam ,,, ;)
HapusItung2 Menambah syair bidadarix Mbak Al ,,,*_*
sippppp... nice.. nice... love it..... lv u Dea... heheheh...
BalasHapusMakasih, Mbak Al, Dea cukup tersanjung ,,, ;)
BalasHapus